0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sapi Impor Masuk, Harga Sapi Lokal Anjlok

Pasar Sapi Sunggingan, Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Masuknya sapi impor, dampaknya mulai dirasakan peternak sapi potong di Boyolali. Dampak yang paling dirasakan adalah harga sapi kian anjlok. Peternak sapi terancam gulung tikar.

“Harga anjlok antara Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta. Sapi yang biasanya bisa laku Rp 28 juta, kini hanya laku Rp 26 juta saja,” kata Nurmelan, pedagang sapi saat ditemui di Pasar Sunggingan, Boyolali, Jumat (17/6).

Diprediksi, harga sapi potong akan terus mengalami penurunan menyusul mulai masuknya sapi import. Selain harga turun, permintaan sapi lokal juga mengalami penurunan. Untuk saat ini, Suwanto mengaku terpaksa menunda menjual sapi-sapinya sambil menunggu kenaikan harga. Kenaikan harga diprediksi bakal terjadi menjelang Hari Raya Qurban.

“Kita simpan dulu saja, biasanya kalau ada stok langsung kita jual,” tambahnya.

Di sisi lain, pedagang sapi, Ismo Suwarto, berharap pemerintah membatalkan kebijakan mengimpor sapi. Pasalnya, kebijakan tersebut membawa dampak buruk bagi peternak lokal.

“Jangan ada sapi impor, kita yang terkena imbasnya,” imbuhnya.

Apalagi, sambung Ismo, saat ini harga daging sapi kering mencapai Rp 120 ribu per kilogram yang biasanya hanya mencapai Rp 80 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram. Pihaknya berharap, kenaikan harga daging sapi ini juga berimbas pada peternak.

“Daging sapi harganya sangat tinggi, sedang kita peternak terancam gulung tikar,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge