0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lombok Tuan Rumah Marathon Sepeda Gran Fondo New York

www.cyclosport.org
(www.cyclosport.org)

Timlo.net – Lombok akan menjadi tuan rumah even internasional Gran Fondo New York (GFNY) Indonesia 2016. Hal ini akan menjadi ajang promosi sport tourism di Lombok. Even tersebut diselenggarakan pada 2 Oktober 2016 mendatang. Sedangkan puncak kejuaraannya, akan diadakan di New York, Amerika Serikat, 21 Mei 2017.

“Kami hanya butuh dua bulan untuk meyakinkan GFNY bahwa Lombok akan menjadi tempat yang luar biasa untuk even ini, dan akhirnya sukses,” ujar promotor sekaligus penyelenggara GFNY Indonesia, Axel Moeller, kemarin.

Menurut dia, tracknya memenuhi syarat, dengan segala medan. Dari tepian pantai, pegunungan penuh tanjakan, dan hijau persawahan yang khas.

“Dengan segala keindahannya, kami yakin Lombok akan memberi kesan menawan yang takkan terlupakan. Khususnya kepada para peserta dari mancanegara,” lanjutnya.

Terpilihnya Lombok sebagai lokasi even kejuaraan tingkat dunia itu tak lepas dari kesuksesan Indonesia menggelar even sport tourism Tour de Bintan dan Tour de Barelang, belum lama ini. Di dua even itu, peminat Gran Fondo mencapai ratusan. Lebih dari 80 persen pesertanya berasal dari luar negeri.

“Jadi saat mengajukan nama Lombok, saya sangat percaya diri. Lombok pasti bisa menggelar salah satu Gran Fondo paling terkenal di dunia. Menjelajahi Lombok dengan sepeda, akan menjadi sebuah cara baru untuk menikmati keindahan alam Indonesia,” tambah Axel.

Di GFNY Indonesia nanti, peserta akan diajak menjejah kawasan utara Senggigi, kota Mataram, Monumen Seribu Masjid, Sekotong Bawah, Pelabuhan Lembar, Sekotong Tengah, wilayah perbukitan di Nambung hingga Batu Jangkih. Selain itu, peserta juga akan diajak menerabas Lombok tengah, Pusuk Pass, dengan pemandangan Gunung Rinjani di kejauhan, Nipah, Malimbu, hingga finish di Santosa Resort.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya menyebut sport tourism seperti GFNY ini akan menaikkan pamor Lombok sebagai destinasi utama Pariwisata Indonesia. Selama ini Lombok masih menjadi destinasi tambahan, karena 90 persen dari kunjungan wisman sekitar 1 juta orang di 2015 itu, masuk dari pintu Denpasar Bali. Hanya 10 persen saja yang mendarat ke Lombok.

Dia mengingatkan kepada pemerintah daerah setempat untuk mempersiapkan semua destinasi yang dilintasi marathon sepeda itu dengan baik.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge