0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tiap Desa Didorong Miliki Tempat Pengolahan Sampah

(Ilustrasi) Tumpukan sampah (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas) bersama Badan Lingkungan Hidup (BLH)  Klaten mendorong pemerintah desa (pemdes) agar memiliki tempat pengolahan sampah di masing-masing wilayahnya. Rekomendasi tersebut dituangkan dalam surat edaran (SE) Bupati.

“Sementara ini surat edaran (SE) Bupati. Baru diteken kemarin (Selasa, 14/6),” kata Kepala Bapermas Klaten, Herlambang Jaka Santosa, Rabu (15/6).

SE tersebut mendorong setiap Pemdes agar menggunakan Dana Desa untuk pengelolaan sampah. Mulai dari pendirian tempat pembuangan sampah, bank sampah, hingga BUMDes pengolahan sampah.

Menurut dia, langkah tersebut sudah diawali di Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom. Sehingga sistem pengelolaan sampah bisa tersebar di setiap desa. Dampaknya, pekerjaan Pemkab untuk mengelola sampah menjadi lebih enteng.

“Harapannya bisa dibumikan di desa oleh SKPD terkait. Katakanlah desa membeli mesin (pencacah sampah), BLH yang mendampingi. Ini kemauan politik dulu yang kita kejar. Nanti 2017 akan dituangkan dalam Perbup (peraturan bupati) bahwa dana desa bisa digunakan untuk untuk pengelolaan sampah. Sehingga Pemkab lebih enteng dan tinggal mengelola sampah pasar,” ujar Herlambang.

Hal tersebut diamini Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran BLH Klaten, Bambang Subiyantara. Pihaknya mendukung agar setiap Pemdes memiliki tempat pengolahan sampah.

“Dana desa bisa digunakan untuk menyediakan tempat sampah, TPS, membuat BUMDes pengolah sampah. Intinya (SE) terkait sarana prasarana mendukung pengolahan sampah di desa,” sebut Bambang.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge