0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rute Singapura-Kualanamu Dibuka, Wisata Tanah Air Tambah Bergairah

Garuda Indonesia (merdeka.com)

Timlo.net – Maskapai Garuda Indonesia membuka kembali rute penerbangan Singapura-Kualanamu, Medan. Ini merupakan reaktivasi rute lama, yang pernah diterbangi national flag carrier ini di tahun 2002.

“Setelah 14 tahun stop, kali ini Garuda kembali terbang dari Singapore-Medan PP, 7 kali seminggu,” ungkap Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, kemarin.

Dilihat dari sisi pariwisata, pembukaan rute tersebut cukup menguntungkan bagi Indonesia.

“Singapura kami tempatkan sebagai hub transportasi internasional, sekaligus hub pariwisata bagi Indonesia. Singapura punya 1,5 juta ekspatriat, dan 15,5 juta wisatawan dari berbagai belahan dunia. Tahun 2015, wisman atau inbound terbesar ke Indonesia adalah Singapura, yakni 1,57 juta Singaporean Tourists,” ungkap Arief Yahya.

Tahun 2016, kata Menpar Arief, mentargetkan naik 20 persen, dan hingga 2019 nanti dipatok angka proyeksi 100 persen dari capaian saat ini.

“Dalam empat bulan ini, jumlah wisman Singapore ada 479.716, dan Medan masih 3.976 orang. Kami yakin, penerbangan Garuda Singapura-Kuala Namu ini akan mempercepat pencapaian target itu,” ujar Arief.

Dirut Garuda Indonesia, Arif Wibowo menjelaskan, re-operation Singapura-Kualanamu ini memang didedikasikan untuk menjadi mengangkut wisatawan ke Sumatera Utara (Sumut), dengan ikon Danau Toba. Rute ini sekaligus mendukung penerbangan panjang Garuda Jakarta – Amsterdam dan Jakarta – London yang transit melalui Changi Singapura.

Rute Medan, Sumut itu, kata Arif Wibowo, juga untuk menghidupkan kawasan barat, yang menempatkan Kualanamu sebagai hub Dari sana bisa menerbangi ke Sibolga, Sabang, sampai Silangit. Tahun 2015 ini, rute SIN-KNO mengangkut sekitar 100.000 penumpang.

Senior Advisor of Changi Airport Group, Woong Woon Liong, menyambut gembira re-launch rute Garuda Indonesia dari Changi-Kualanamu itu.

“Changi ini Hub airport, yang menjadi titik koneksi semua penerbangan di seluruh dunia. Termasuk China, Singapore Airlines gorup sudah menerbangi 32 kota di China daratan. Dan mereka bisa melanjutkan berwisata dengan destinasi Indonesia,” kata Woong Woon Liong.

Dia juga menjelaskan, sama dengan komposisi wisman di Indonesia yang paling banyak adalah Singaporean, 1,5 juta setahun. Di Singapore pun sebaliknya, paling banyak wisman juga dari Indonesia, sekitar 1,3 juta. Belakangan, jumlah outbond Singapore yang ke Malaysia dan Thailand turun, sebaliknya yang ke Batam, Bintan, Bali, Jakarta dan berbagai lokasi di Indonesia trend-nya meningkat.

“Indonesia Negara kepulauan, banyak kota, banyak atraksi, natural landscape, kaya flora-fauna dan bawah laut yang hebat. Singapore adalah hub country, sehingga bisa dibuat kerjasama yang panjang,” ujar Woong.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge