0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kalau TPA Troketon Ditolak Warga, Ganjar : Sedikit Dipaksa

dok.timlo.net/aditya wijaya
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbincang dengan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Klaten, Purwanto Anggono Cipto, saat mengunjungi TPA Troketon di Kecamatan Pedan, Klaten. (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Gubernur Jawa Tengah menilai calon Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Klaten tepat sasaran. Ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten berkomunikasi dengan warga yang menolak keberadaan TPA tersebut.

“Harusnya di sini enggak ditolak. Ini jauh dari mana-mana. Kalau ada yang menolak lagi ya dengan sedikit upaya paksa,” ujar Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi TPA Troketon, Rabu (15/6).

Ia berharap nantinya TPA sampah Troketon menggunakan teknologi canggih dan menjadi percontohan di Jateng. Sehingga berangkat dari situasi sulitnya permasalahan sampah bisa menjadi peluang, ada produk baru yang dihasilkan, hingga publik menjadi sadar dan mengerti.

Ojo ditolak, tapi dikelola. Ini kan enggak ditimbun, tapi diolah hingga jadi pupuk, batako, dan produk lainnya. Saya kepengen (TPA Troketon) yang canggih sekalian agar bisa jadi contoh. Lha wong teknologinya sudah ada kok,” kata dia.

Jika Pemkab Klaten tak sanggup mengatasi sampah, Ganjar menyarankan agar meminta dukungan TNI. Sebab ia menerima banyak laporan masyarakat yang mengirimkan foto-foto sampah berserakan.

“Sekarang yang dibutuhkan adalah keputusan politik. Kalau sudah darurat, saya sudah bilang ke Panglima (TNI). Pemkab kesulitan angkut, armada kurang, bisa telepon TNI, BPBD, dan kota-kota sebelah diminta untuk menolong. Tapi seharusnya tidak sampai disitu,” pesan dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge