0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Atasi Parkir Liar, Dishubkominfo Pasang Spanduk

timlo.net/ichsan rosyid
Petugas dishubkominfo memasang spanduk sosialisasi larangan parkir di kawasan Saripetojo (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Solo akhirnya memasang spanduk larangan parkir di sekitar kompleks hotel dan pertokoan Saripetojo, Rabu (15/6). Tindakan itu diambil setelah upaya pendekatan secara langsung kepada pengelola parkir liar di kawasan tersebut tak membuahkan hasil yang berarti.

“Kita sudah berkali-kali sampaikan kepada warga sekitar agar tidak membuka lahan parkir di trotoar atau di jalur lambat di sana. Tapi tidak pernah digubris,” aku Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perparkiran Dishubkominfo Solo, M Usman usai pemasangan spanduk.

Pemasangan spanduk tersebut, selain sebagai peringatan kepada pengelola parkir liar, juga ditujukan agar publik tidak lagi memarkir di area terlarang itu. Pasalnya, PT Jakarta Intiland selaku operator hotel dan toko sebenarnya sudah menyediakan lahan parkir yang sangat memadai.

“Jadi kami dorong agar masyarakat mau parkir di dalam. Karena parkir di dalam kan gratis dan lebih aman. Jangan hanya mau praktis saja, parkir di depan pintu masuk,” kata Usman.

Kritik terhadap UPTD Perparkiran tentang pembiaran parkir liar di kawasan tersebut sudah lama bergulir. Di grup facebook resmi milik Dishubkominfo, netizen seringkali mengunggah gambar-gambar parkir liar di depan toko yang baru buka beberapa waktu lalu itu.

Menanggapi hal itu, Usman menjelaskan, belum bisa menindak parkir liar di kawasan tersebut. Pasalnya, rambu larangan parkir di titik itu baru dipasang 27 Mei lalu. Padahal, rambu lalu lintas baru memiliki kekuatan hukum setelah 30 hari masa sosialisasi paska pemasangan.

“Kita masih tunggu sampai tanggal 27 Juni nanti. Setelah itu, kalau masih nekat, akan kita gembok,” tegasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge