0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di Kawasan Wisata Mandalika, Air Laut Diolah Jadi Air Bersih

fun-adventure.com
Kawasan wisata di Mandalika, Lombok (fun-adventure.com)

Timlo.net – Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika terus dikebut. Infrastruktur dasar berupa penyediaan air bersih untuk kebutuhan hotel tengah dibangun.

“Yang bisa didahulukan, ya dibangun dulu. Untuk urusan air bersih, kami sudah menjalin kemitraan dengan EBD Bauer. Mereka sudah berpengalaman dalam pengolahan air laut menjadi air bersih untuk kebutuhan industri pariwisata. Sekarang sedang progress,” terang Presiden Direktur PT Indonesia Tourism Development Corporation (PT ITDC) Abdulbar M Mansoer, Selasa (14/6).

PT ITDC sendiri bekerjasama dengan EBD Bauer, yang sebelumnya juga membangun fasilitas ‘treatment plant’ air laut di Dhahran dan Riyadh, Arab Saudi, Bahrain, Filipina dan Turki.

“Nantinya kebutuhan air untuk hotel-hotel yang dibangun di kawasan KEK Mandalika seluas 1.035 hektar akan disuplai Mandalika Eco Water,” jelas dia.

Menurutnya, pemanfaatan air laut menjadi air bersih sebagai bentuk implementasi dari ecotourism. Mesin itu nantinya mampu menghasilkan air bersih sebanyak 3.000 meter kubik per detik. Volumenya cukup untuk menyuplai 10 hotel.

“Kami mengambil pengalaman di Bali. Di Bali, rata-rata kebutuhan air hotel per hari mencapai 300 meter kubik. Nantinya kami juga akan bermitra dengan PDAM untuk penyediaan air bersih bagi hotel-hotel di Mandalika. Tapi untuk tahap awal, kami harus siapkan alternatif dulu,” terang dia.

Di tahun 2016 ini, sudah ada empat hotel yang siap dibangun. Pembangunan seluruh hotel itu ditargetkan rampung dalam dua setengah tahun.

“Itu sebabnya dari sekarang ITDC sudah menyiapkan fasilitas penyediaan air bersih,” pungkas Abdulbar.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan, pengelolaan sumber daya dengan konsep eco green itu memang jatuhnya lebih mahal. Karena ada disiplin tinggi untuk tidak menghambur-hamburkan energy, dan menggunakan konsep renewable energy.

Penggunaan air bersih tidak menyedot air tanah itu bagus, karena ikut konservasi sumber daya alam berupa air di kawasan itu. Tetapi biasanya, proses pembuatan air dari laut itu tidak murah. “Saya yakin manajemen ITDC sudah berhitung itu,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge