0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pendaftar Sekolah Pariwisata Hampir Capai 10.000

www.go.stp-bandung.ac.id
(www.go.stp-bandung.ac.id)

Timlo.net – Jumlah peminat yang mendaftar di Sekolah Tinggi dan Akademi Pariwisata binaan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) naik 20 persen. Pada pendaftaran 2016 ini, jumlahnya mencapai 9.800 calon mahasiswa. Sedangkan yang diterima nantinya hanya 4.631 mahasiswa saja.

“Itu menunjukkan bahwa pamor dan reputasi sekolah-sekolah yang melahirkan professional di bidang pariwisata makin dibutuhkan,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya, kemarin.

Kemenpar membina empat kampus, diantaranya STP Bandung yang bakal menerima 3.061 mahasiswa, STP Nusa Dua Bali 720 mahasiswa, Politeknik Pariwisata Negeri Makassar 450 mahasiswa, dan Akademi Pariwisata Medan 400 mahasiswa. Masih ada dua lagi yang baru tahun ini menerima mahasiswa, yakni Politeknik Pariwisata Negeri Palembang akan menerima 208 mahasiswa, dan Politeknik Pariwisata Negeri Lombok dengan 120 mahasiswa.

“Lulusan STP Bandung misalnya, 40 persen bekerja di luar negeri. Akpar Medan 30 persen juga direkrut oleh perusahaan asing. Rata-rata dari empat kampus itu 30 persen bekerja di luar negeri. Sisanya, terserap habis di sektor pariwisata,” kata Arief Yahya.

Sementara, Deputi Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia, Prof Ahman Sya menjelaskan, mulai tahun ini empat sekolah milik Kemenpar itu diseleksi secara bersama-sama. Yakni Seleksi Bersama Masuk Sekolah Tinggi, Akademi, dan Politeknik Pariwisata (SBM-STAPP).

“Tes SBMSTAPP dilaksanakan serentak di empat Perguruan Tinggi Pariwisata Negeri yang berada di bawah Kementerian Pariwisata. Ada Akpar Medan, STP Bandung, STP Nusa Dua Bali dan Poltek Pariwisata Negeri Makassar. Jadi hasilnya pasti lebih fair, lebih standar,” terang Ahman Sya.

Dari paparannya, seluruh peserta seleksi harus melewati beragam tes. Dari mulai tes Bahasa Inggris, psikotes, wawancara, hingga tes kesehatan, semua harus dilalui tanpa terkecuali.

“Yang lulus, akan didistribusikan ke delapan program studi sesuai dengan bakat dan minatnya,” ujarnya.

Ke delapan program studi itu adalah Manajemen Divisi Kamar, Manajemen tata Hidangan, Manajemen Tata Boga, Administrasi Perhotelan, Manajemen Bisnis Jasa Perjalanan Wisata, Manajemen Bisnis Perjalanan, Manajemen Konvensi dan Perhelatan dan Manajemen Kepariwisataan.Selain menerima mahasiswa baru melalui SBMSTAPP, Kemenpar juga membuka jalur Seleksi Masuk Mandiri (SMM).

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge