0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pedagang Jual Daging Sapi Berkadar Air Tinggi

Pedagang daging sapi di pasar (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Dinas Perikanan dan Peternakan Boyolali melakukan pengecekan ke sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Sunggingan dan Boyolali Kota. Hasilnya, sebagian besar daging sapi yang dijual pedagang memiliki kadar air tinggi, hingga mencapai 77 persen. Idealnya kadar air daging sapi yang sehat atau kering sebanyak 73 persen.

“Kadar airnya tinggi, tapi masih layak konsumsi, kalau sudah mencapai 81 persen, daging sudah tidak layak konsumsi,” kata Kasi Kesehatan Masyarakat dan Veternier (Kesmavet) Disnakkan Boyolali, Hendro Kurnianto, Rabu (15/6).

Dijelaskan, meski dengan alat pendeteksi kadar air menunjukkan persenan tinggi, namun belum tentu daging masuk dalam daging basah. Pihaknya harus mengetahui perlakuan pedagang terhadap daging sapi tersebut. Dimana, proses penyimpanan daging sapi kering didalam lemari pendingan akan menambah kadar air.

“Dagingnya masuk daging kering tapi begitu masuk ke dalam lemari pendingan, secara otomatis kadar air akan meningkat,” tambahnya.

Biasanya, jelas Hendro, daging sapi kering dijual dengan cara digantung. Sedangkan daging sapi basah, biasanya dijual dengan diletakkan di atas meja.

“Kalau daging sapi basah, pedagang tidak berani menggantungkan,” imbuhnya.

Sejauh ini pihaknya belum menemukan pedagang yang menjual daging sapi basah dengan kadar air mencapai 81 persen. Bila menemukan, maka akan langsung diamankan.

“Kalau sudah mencapai 81 persen, sudah tidak layak konsumsi, berbahaya bagi kesehatan,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge