0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penukaran Uang Didominasi Pecahan Rp 5 Ribu

IMG_6805
Penukaran uang di bank ()

Solo – Animo masyarakat yang menginginkan uang pecahan kecil terus mengalami peningkatan seiring mendekati Lebaran. Untuk menyikapi kondisi tersebut, perbankan menambah kuota penukaran, agar dapat mengakomodir tingginya kebutuhan.

“Jika dihari pertama penukaran kemarin, kita hanya diberikan jatah kuota 100 orang per hari. Saat ini sudah kita tambah menjadi 200 orang per hari,” ujar Pimpinan Cabang BNI Solo, Iwan Afandi kepada wartawan, Selasa (14/6).

Penambahan kuota tersebut dilakukan karena masyarakat yang mengingankan uang pecahan kecil terus mengalami peningkatan. Bahkan untuk meningkatkan pelayanan, pada 20-30 Juni, BNI juga akan menggelar penukaran uang di Benteng Vasternburg.

“Pada akhir bulan itu kita ada program BLG atau BNI layanan gerak. Sehingga masyarakat bisa menukarkan uang pecahan kecil tanpa harus berkunjung ke kantor bank,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia Solo, Bandoe Widiarto secara terpisah menyampaikan, dari sekian banyak uang pecahan kecil yang ditwarkan rata-rata masyarakat lebih memilih pecahan uang Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu.

“Kalau melihat pecahan uang yang diinginkan masyarakat, kemungkinan uang tersebut akan digunakan untuk angpao saat Lebaran nanti,” terangnya.

Bandoe juga menyampaikan, untuk memudahkan akses penukaran uang pecahan kecil. BI Solo telah bekerjasama dengan semua bank umum untuk dapat memberikan pelayanan. Sedangkan bagi masyarakat yang berada di daerah, sepeti Sragen, Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, Klaten dan Boyolali bisa melakukan penukaran di Bank Jateng.

“Hanya saja untuk menjaga pemerataan, untuk satu orang kita batasi maksimal Rp 4,4 Juta,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge