0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lebaran, Jumlah Uang yang Beredar Diprediksi Meningkat 18 Persen

Bandoe Widiarto (foto: Setyo)

Solo – Jumlah peredaran uang kartal saat Ramadan dan Lebaran tahun ini diprediksi meningkat 18 persen jika dibanding tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Kantor perwakilan Bank Indonesia Solo telah menambah alokasi anggaran, dan meminta para perbankan untuk lebih mempersiapkan pelayanan.

“Jika tahun lalu alokasi dana yang kita siapkan hanya Rp 3,9 Triliun, khusus untuk Ramdan dan Lebaran tahun ini kita tambah menjadi Rp 4,5 Triliun,” ujar Kepala Kantor perwakilan BI Solo, Bandoe Widiarto kepada wartawan, Selasa (14/6).

Dikatakan dia, peningkatan out flow atau uang yang beredar di masyarakat tersebut seiring dengan tingginya kebutuhan konsumsi masyarakat. Terlebih untuk Lebaran saat ini bersamaan dengan libur panjang anak sekolah dan pencairan gaji ke 13 bagi PNS.

“Selain penambahan alokasi dana, kita juga sudah menghimbau kepada perbankan untuk menyiapkan diri. Misalnya dengan penambahan dana di ATM maupun layanan yang lain,” jelasnya.

Hal itu perlu dilakukan, karena Solo adalah salah satu kota transit saat adanya arus mudik dan arus balik.

Sementara itu, Pemimpin Cabang BNI Solo, Iwan Affandi secara terpisah menyampaikan, untuk mengantisipasi lonjakan penarikan uang dari nasabah, saat Lebaran. Pihaknya telah menambah dana yang ada di ATM BNI.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penarikan uang, kita telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 320 Miliar, khusus untuk ATM diwilayah Soloraya,” terangnya.

Selain penambahan dana di ATM, BNI juga menambah mesin electronic data capture (EDC) diberbagai pusat keramaian. Hal itu dilakukan, untuk mempermudah layanan transaksi dari masyarakat.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge