0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD akan Evaluasi Sejumlah Perda

timlo.net/achmad khalik
Ketua DPRD Kota Solo, Teguh Prakosa (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pembatalan sebanyak 3.143 Peraturan Daerah (Perda) oleh pemerintah pusat mendapat tanggapan positif kalangan legislatif Solo. Pasalnya terdapat sejumlah Perda yang saat ini dinilai sudah tidak relevan dengan perkembangan jaman.

“Kami juga akan melakukan evaluasi terkait Perda yang sudah tidak relevan dengan perkembangan jaman saat ini,” terang Ketua DPRD Solo Teguh Prakosa, Selasa (15/6).

Teguh menyebut, sampai saat ini terdapat ratusan produk Perda yang telah dihasil oleh DPRD Solo. Dengan asumsi, setiap tahun menghasilkan sekitar 12 Perda.

“Jumlahnya sekitar ratusan Perda kalau mau diteliti,” katanya.

Lebih lanjut, Teguh mengaku sejauh ini belum ada Perda di Kota Solo yang bertolak belakang dengan keinginan pemerintah pusat dalam hal ini penyerapan investasi. Dalam Perda yang dibuat kebanyakan mengatur terkait kearifan lokal yang harus dijunjung tinggi. Semisal, Perda bangunan hotel yang mewajibkan untuk memberikan ornamen budaya Jawa supaya lebih memunculkan kesan budaya yang kuat.

“Solo selalu welcome untuk dijadikan investasi, cuma diselaraskan dengan kearifan lokalnya saja,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge