0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belum Dapat Jatah Tanah, Puluhan Transmigran Ancam Pulang

Warga Boyolali menunggu diberangkatkan transmigrasi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali —  Tak kunjung mendapatkan lahan pertanian untuk digarap, puluhan transmigran asal Boyolali mengancam akan pulang kampung. Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat saat ini sedang melakukan upaya pendekatan.

“Kita sedang lakukan pendekatan, jangan sampai mereka pulang, kita juga sedang menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat,” kata Kepala Dinsosnakertrans Boyolali, Purwanto, Selasa (14/6).

Dijelaskan, transmigran yang mengancam hendak kembali pulang berjumlah 22 kepala keluarga, saat ini mereka berada di wilayah Kalimantan. Hingga saat ini, para transmigran tersebut tidak bisa mengerjakan lahan. Untuk menyambung hidup, mereka terpaksa bekerja serabutan.

“Untuk lahan menjadi kewenangan pemerintahn pusat,” tambah Purwanto.

Namun pihaknya tidak akan tinggal diam akan nasib puluhan transmigran tersebut. Kedepan, pihaknya lebih teliti dan selektif dalam memilih lokasi tujuan transmigrasi. Terutama terkait dengan kondisi tanah dan status kepemilikan tanah, agar tidak menjadi menimbulkan konflik dengan masyarakat lokal.

“Jangan sampai permasalahan ini menjadikan keraguan bagi masyarakat Boyolali yang hendak mengikuti transmigrasi,” ungkapnya.

Diakui, hingga saat ini, minat masyarakat Boyolali mengikuti transmigrasi sangat tinggi. Bahkan, tahun ini Pemkab Boyolali bakal memberangkatkan 10 KK untuk berangkat transmigrasi ke Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltar). Lokasi transmigran dengan Ibukota Provinsi Kaltar berjarak 30 Km dan perjalanan baru bisa ditempuh melalui jalur sungai.

“Kita berangkatkan akhir tahun,“ tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge