0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walhi Menduga Oknum Pemkab dan PT SSA Main Mata

dok.timlo.net/putra kurniawan
Divisi Advokasi Walhi Jateng, Agus Sutanto (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah melakukan pendampingan kepada warga Desa Gedangan terdampak limbah. Mereka menilai adanya pembiaran dan ada pelanggaran hukum nyata dalam kasus limbah PT Sumber Sandang Arta Guna (SSA) ini.

“Kalau saya melihat dan mengalisa hasil kajian kami, harusnya sudah sejak dahlu bisa diatasi, namun ini justru berlarut-larut, saya menduga ada main mata antara perusahaan dengan oknum perusahaan. Selain itu jelas terlihat adanya pebiaran pencemaran lingkungan di sini,” kata Divisi Advokasi Walhi Jateng, Agus Sutanto, Selasa (14/6).

Hasil investigasi yang dilakukan Walhi selama ini mendapati surat ijin perluasan bangunan pabrik dan surat ijin lingkungan tidak menyertakan warga sekitar. Seharusnya warga dilibatkan pada saat mediasi dari mulai pendirian bangunan, mulai dioperasikan dan selama operasional pabrik.

Walhi juga melakukan kajian dan investigasi di Desa Gedangan, khususnya yang terdampak limbah cair dari PT SSA selama 28 tahun dari penagkuan warga. Hasilnya akan dibawa ke Semarang, dan akan dilaporkan ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jateng, Polda Jateng dan Pemprov Jateng untuk ditindaklanjuti.

“Kalau warga ingin ini dibawa ke BLH Jateng dan Polda Jetang agar segera mendapat penanganan, kita akan mendamping warga terdampak limbah yang sudah jelas terlihat,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge