0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di Depan Penyidik KPK, Michael Wattimena Bantah Terima Suap

ilustrasi (KPK)

Timlo.net – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Michael Wattimena menjalani pemeriksaan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia berstatus sebagai saksi atas tersangka Amran Hi Mustary terkait kasus proyek jalan di Maluku. Proyek ini dibawahi oleh Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Enggak ada (tidak ada aliran suap),” ujar Michael, Selasa (14/6).

Politikus Demokrat itu mengklaim dirinya sama sekali tidak mengenal sosok Abdul Khoir, Direktur PT Windu Tunggal Utama yang menyuap beberapa anggota Komisi V DPR.

“Enggak saya enggak kenal,” tegasnya.

Abdul Khoir sang penyuap komisi V DPR itu pun divonis 4 tahun penjara, lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum selama 2,5 tahun. Justice Collaborator yang diberikan Jaksa terhadap Abdul pun dianggap tidak tepat oleh hakim.

Sebelumnya, Majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi(Tipikor) Faisal menjelaskan, pertimbangannya antara lain, terdakwa merupakan pelaku aktif melakukan lobi-lobi dan suap. Khoir juga pelaku utama dalam perkara suap anggota DPR dibanding rekan pengusahanya, Hong Alfred, So Kok Seng, Henoch dan Carlos.

Abdul Khoir didakwa menyuap Damayanti senilai Rp 3,28 miliar sebagai uang pelicin untuk memuluskan proyek dari program aspirasi di DPR yang disalurkan untuk proyek pelebaran jalan Tehoru-Limu senilai Rp 41 miliar.

[sho]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge