0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ingin Rayakan Hari Kemerdekaan Filipina, Facebook Tak Sengaja Umumkan Perang

Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk
Kesalahan Facebook menggambar bendera Filipina. (Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk)

Timlo.net — Facebook meminta maaf setelah tidak sengaja melaporkan jika Filipina dalam situasi perang. Sosial media itu melakukan kesalahan ini setelah memposting gambar untuk merayakan Hari Kemerdekaan di Filipina pada 12 Juni.

Tapi bukannya memposting gambar bendera negara itu yang sebenarnya dengan warna biru di atas dan warna merah di bawah, halaman utama Facebook justru menunjukkan bagian merah di atas dan biru di bawah.

Posisi warna terbalik ini menyatakan jika negara itu sedang dalam kondisi perang. “Selamat hari kemerdekaan! Kami di sini mengharapkan kesehatan, kebahagiaan dan kesejahteraan untuk seluruh rakyat Filipina,” tulis Facebook di gambar itu. Tapi para pengguna di negara itu dengan segera melihat kesalahan fatal dari gambar itu dan memberitahu Facebook.

“Hal ini tidak disengaja dan kami minta maaf,” tulis jejaring sosial itu dalam sebuah pernyatan yang dikirim kepada the Philippine Star.

“Kami sangat peduli dengan komunitas di Filipina dan dalam usaha untuk mempersatukan orang dalam Hari Kemerdekaan, kami melakukan sebuah kesalahan,” tambah Facebook.

Aturan hukum di negara itu menyatakan jika warna biru diletakkan di atas dalam bendera negara, maka Filipina berada dalam situasi damai. Tapi Facebook menaruh warna biru di bawah, yang berarti negara itu dalam situasi perang.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge