0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Inikah Alasan Daniel Craig Tolak Peran James Bond?

Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk
Caterina Murino. (Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk)

Timlo.net—Pencarian aktor pemeran James Bond masih terus berlangsung karena Daniel Craig dikabarkan menolak tawaran untuk memerankan sosok agen 007 itu. Dalam sebuah wawancara, Caterina Murino, mantan Bond girl menyatakan pendapatnya kenapa Daniel menolak kembali memerankan James Bond.

Dalam wawancara dengan Sunday People, Caterina berkata jika pria itu menolak peran itu karena terlalu banyak tekanan. Dia membeberkan bahwa awalnya sulit bagi Daniel untuk memerankan sosok agen MI6 di film pertama, “Casino Royale”. “Mulai syuting film itu, Daniel tidak benar-benar rileks di lokasi. Pers sangat kejam terhadapnya. Masyarakat berharap dia gagal dan Anda bisa merasakan tekanannya. Tidak hanya untuk Daniel, tapi untuk semua orang yang terlibat pembuatan Casino Royale. Cerita apakah Bond baru akan sukses akan terus ada. Saya bisa merasakan dia memiliki sedikit keraguan soal kemampuannya di awal, tapi dia juga tahu peran itu akan merubah hidupnya,” terang Caterina.

Setelah Daniel sukses memerankan sosok James Bond, tekanan yang dia rasakan justru bertambah berat. “Memerankan Bond memiliki banyak sekali tekanan. Ada banyak uang terlibat di dalamnya, jadi hal itu juga memberikan lebih banyak tekanan pada Daniel,” tambahnya.

Mantan Miss Italy itu juga membeberkan jika Daniel adalah sosok perfeksionis. Sifat inilah yang mungkin membuat Daniel merasa lebih terbebani untuk menjadi Bond yang sempurna. Dia menceritakan jika karena sifat perfeksionisnya itu, Daniel pernah meminta sebuah adegan diulang hingga dua hari.

“Saya ingat adegan di mana saya tiba di casino dan pemeran suami saya sedang bermain kartu. Kami merekam adegan yang sama dan memainkan kartu yang sama berkali-kali selama dua hari. Lalu Daniel berkata, ‘Jangan mengarahkan kamera kepadaku lagi, apa lagi yang bisa aku lakukan, aku tidak tahu apa yang harus dilakukan lagi.’ Banyak orang tertawa—Daniel adalah seorang perfeksionis, tapi dia juga manusia,” ceritanya.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge