0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hati-hati Berkenalan Lewat Media Sosial

Gelar perkara kasus penipuan TNI gadungan (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Korban penipuan TNI gadungan awalnya berkenalan lewat media sosial facebook. Selanjutnya keduanya intens berhubungan lewat ponsel setelah bertukar nomer ponsel maupun pin BB.

“Pengakuan korban, sejak awal tersangka Gerry sudah mengaku sebagai anggota TNI berpangkat Kapten,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra, Senin (13/6).

Hingga akhirnya perkenalan berlanjut dengan pertemuan keduanya. Korban yang tercatat sebagai mahasiswa salah satu akademi keperawatan di Karanganyar akhirnya semakin dekat dengan Gerry dan menerima kedatangan Gerry yang bermain ke tempat kostnya dengan tangan terbuka.

Sekian lama menjalin keakraban akhirnya Gerry merayu korban agar mau diajak silaturahmi ke rumahnya di Demak untuk berkenalan dengan keluarga sang TNI gadungan.

“Hingga pada awal Juni lalu, keduannya berboncengan dengan sepeda motor milik korban pergi ke Demak. Hingga akhirnya saat akan pulang justru korban diminta naik bus dan motornya dipinjam oleh pelaku,” jelas Kapolres.

Setelah sekian lama ditunggu, sepeda motor milik korban tidak juga dikembalikan. Berulangkali dihubungi melalui telepon pelaku selalu beralasan dan berjanji akan secepat mungkin mengembalikan motornya. Takut dan bingung sepeda motornya tidak juga kembali, korban akhirnya melapor ke Polres Karanganyar.

Sementara itu tersangka Rochman alias Gerry mengaku nekat melakukan penipuan dengan berkedok TNI karena agar cepat disukai oleh perempuan. Rochman mengaku, sudah tiga kelai melakukan penipuan dengan menyamar sebagai anggota TNI. Namun baru satu kali ketahuan oleh korbannya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge