0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Layanan Mudik Gratis Kurangi Pendapatan Otobus

Pool Bus Rosalia Indah (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Solo keluhkan layanan mudik gratis yang digelar oleh pemerintah. Pasalnya dengan adanya mudik gratis tersebut mengurangi pendapatan dari para pelaku usaha bus saat Lebaran.

“Para pelaku usaha PO yang didaerah dengan adanya layanan mudik gratis itu banyak yang dirugikan. Karena armada yang biasa digunakan untuk layanan mudik gratis kebanyakan dari Jakarta,” ujar ketua Organda Solo Joko Suprapto kepada wartawan, kemarin.

Dikatakan dia, dengan adanya layanan mudik gratis tersebut selain mengurangi pendapatan juga tidak jarang merusak tarif. Karena harusnya pick seasson saat Lebaran bisa sepekan, dengan adanya layanan itu hanya 2-3 hari.

“Masa angkutan Lebaran itu kan H-7 hingga H+7 Lebaran. Tapi karena adanya mudik geatis itu biasanya load factor bisa maksimal hanya 2-3 hari saja,” jelasnya.

Joko juga menyampaikan, momen Lebaran adalah masa panen bagi para pelaku PO, karena tingkat load factor-nya rata-rata mencapai 100 persen. Sedangkan untuk tarif bus ekonomi, pemerintah menerapkan tarif batas atas.

“Kita berharap, animo penumpang pada tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Karena selain bersamaan dengan libur sekolah, Lebaran kali ini juga di luar musim hujan. Sehingga potensi bencana alam relatif kecil,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge