0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Protes Pembangunan Skybridge

timlo.net/achmad khalik
Warga Kampung Cinderejo, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari melakukan protes terkait pembangunan Skybridge yang melintasi kawasan kampung mereka. (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Warga kawasan Kampung Cinderejo, Kelurahan Gilingan, Banjarsari menolak pembangunan proyek Skybridge yang menghubungkan terminal Tirtonadi dan Stasiun Balapan, Solo. Mereka menolak lantaran tidak diberikan sosialisasi terkait pengerjaan proyek tersebut.

“Dalam pembangunannya, kami tidak diberitahu sama sekali,” terang salah seorang warga Cinderejo, Purnomo (42) saat ditemui Timlo.net, Senin (13/6).

Menurut Purnomo, warga mengaku resah lantaran proyek pengerjaan tersebut mengganggu aktivitas mata pencaharian mereka. Disatu sisi, kompensasi terkait pengerjaan proyek tersebut terhadap warga juga belum jelas.

“Intinya warga menolak. Kami sama sekali tidak tahu dan tidak diajak rembugan terkait proyek ini,” tandas Purnomo.

Salah seorang warga lain, Slamet (52) mengaku, juga tidak setuju dengan proyek yang telah dimulai beberapa waktu lalu. Meski begitu, dirinya hanya bisa pasrah lantaran tidak tahu harus mengadu kemana.

“Kalau jujur terus terang saya tidak setuju, tapi mau bagaimana lagi. Proyek sudah berjalan, mau ngelawan juga gak bisa,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, sebuah spanduk berisi penolakan dibentangkan di atas Jalan Jalak, Cinderejo, Gilingan, Banjarsari yang merupakan lokasi peletakan tiang pancang jembatan penghubung tersebut.

Sejauh ini pelaksana harian proyek Skybridge dari PT Karsa Bayu Bangun Perkasa telah membuat sejumlah lubang tiang pancang dibagian dalam terminal, pertemuan Jalan Tagore serta Jalan Setia Budi dan di sepanjang Jalan Setia Budi. Total lubang tiang pancang yang dibuat mencapai 10 lubang lebih.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge