0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Piala Eropa

Kerusuhan Suporter, Prancis Batasi Penjualan Miras

dok.timlo.net/gg
Kerusuhan suporter (dok.timlo.net/gg)

Timlo.net — Kericuhan antar suporter mulai membayangi pelaksanaan Piala Eropa 2016 Prancis. Babak penyisihan grup baru saja dimulai, sejumlah insiden kericuhan terjadi. Diawali saat Inggris versus Rusia yang menjurus pada aksi kericuhan penonton saat sebelum dan sesudah pertandingan.

Insiden juga terjadi di Nice. Sekitar 20 sampai 30 orang pemuda lokal dilaporkan melempari suporter Irlandia Utara dengan botol. Hal ini memicu aksi balasan dari suporter Irlandia Utara. Sementara itu, di Lille semalam, suporter Jerman dan Ukraina kabarnya terlibat kericuhan. Mereka dilaporkan berkelahi, melempar kursi dan botol.

Untuk menekan kericuhan yang bisa menjadi lebih luas, pemerintah Prancis pun membatasi penjualan dan konsumsi minuman beralkohol. “Saya sudah meminta semua langkah-langkah yang diperlukan untuk dilakukan untuk melarang penjualan, konsumsi, serta pengiriman minuman beralkohol di daerah-daerah sensitif pada hari pertandingan dan sehari sebelumnya, dan pada hari-hari ketika fanzone dibuka,” ujar Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, dilansir dari Sky Sports.

“Peristiwa yang terjadi di Marseille kemarin tidak bisa diterima. Tidak bisa diterima oleh otoritas, tidak bisa diterima oleh masyarakat, dan tidak bisa diterima oleh pecinta sepakbola,” pungkas Cazeneuve.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge