0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Selisih Data e-KTP, Nomor Akta Kosong Jadi Alasan Terbanyak

nik
Nomor identitas kependudukan. (dok: timlo.net/brilio.net.)

Solo – Tak adanya nomor akta kelahiran dalam formulir perekam data Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik menjadi salah satu penyebab utama terjadinya selisih data. Ini diketahui setelah dilakukan penyisiran terhadap 22 persen dari pemohon KTP elektronik di Kota Solo.

“Akibatnya apa kalau lupa?, nah saat diinput ke database itu mereka dianggap belum memiliki KTP elektronik,” terang Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Suwarta, Minggu (12/6).

Nomor akta kelahiran, kata Suwarta, menjadi salah satu data penting dalam kelengkapan permohonan rekam data KTP elektronik. Maka dari itu, Pemkot meminta warga yang diundang untuk merekam ulang data kependudukan membawa salinan akta kelahiran, sebagai bukti mereka telah terdaftar sebelumnya.

“Saat nomor akta kelahiran itu diinput, akan langsung terdaftar dan merekamdata KTP elektronik. Sehingga gak perlu ngurus dari awal pemberkasan lagi,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Pemkot Solo melakukan penyisiran ulang ribuan wajib KTP lantaran adanya selisih data perekaman KTP elektronik dengan pemerintah pusat. Berdasarkan data pemerintah pusat, terdapat 29.000-an warga yang belum merekam data kependudukan. Setelah diverifikasi ulang oleh Pemkot, hanya terdapat 28.202 warga yang belum bisa dipastikan perekaman datanya.

Sejak Mei lalu, Pemkot melakukan penyisiran di 51 wilayah kelurahan. Sejauh ini, telah merampungkan dikawasan Kelurahan Gajahan, Sriwedari, Kratonan, Purwodiningratan dan Punggawan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge