0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jaring Wisatawan Vietnam, Indonesia Gencar Promosi Via Sosmed

dok.timlo.net/red
Ilustrasi (dok.timlo.net/red)

Timlo.net – Media digital menjadi salah satu tumpuan Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan wisata Indonesia di Ho Chi Minh City, Vietnam, 25-26 Juni 2016. Langkah ini dinilai sangat efektif untuk menjaring wisman asal Vietnam.

“Untuk even Festival Wonderful Indonesia di Vietnam, kami menggunakan fanpage Facebook, web news yang popular di Vietnam seperti YAN, KENH14.VN, ZING.VN, FOODY dan YEAH1 serta dua blogger top lokal, Hang Dienh dan Rosie Nguyen,” terang Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana, kemarin.

Data internet worldstats 2016 menyebutkan Vietnam masuk ke dalam top 15 pengguna internet terbanyak di dunia. Dari populasi sebesar 94,3 juta, sebanyak 47,3 juta diantaranya adalah pengguna internet yang aktif berselancar di dunia maya.

Kebetulan, travelling adalah salah satu kanal yang paling sering dijelajahi netizen di Vietnam.

“Sebelum Festival Wonderful Indonesia dimulai, kampanye promosi lewat dunia maya sudah dimulai. Jadi dengan budget yang tidak terlalu besar, hasilnya tetap maksimal,” tambah Pitana.

Strategi ini bisa dibilang sangat relevan dengan kondisi sekarang yang serba digital. Lewat internet, seluruh dunia jadi tahu info detail kegiatan promosi Wonderful Indonesia di Vietnam. Dari mulai kesenian dan budaya asli Indonesia, suasana kehidupan sehari-hari, stasiun, pasar tradisional, jajanan khas kaki lima, semua ada.

“Warga Vietnam yang datang ke even ini akan merasa benar-benar sedang berada di Indonesia. Kami akan ciptakan nuansa dan atmosfir kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia di tengah Ho Chi Minh City. Jadi warga yang datang ke sini bisa merasakan bagaimana kuliner Indonesia, bagaimana berinteraksi selayaknya mereka berada di Indonesia, sehingga membuat mereka seakan benar-benar berada di Indonesia,” jelas Pitana.

Dalam even yang diberi nama Touch of Indonesia ini, Kemenpar akan membangun empat area berbeda. Masing-masing areanya akan menyuguhkan keanekaragaman budaya Indonesia.

Selain pasar tradisional dan stasiun, ada juga game interaktif yang kental dengan budaya asli Indonesia. Mewarnai wayang, membuat dekorasi batik, congklak hingga enggang, bakal ikut hadir menemani promosi.

Suguhan spektakuler berteknologi 3D mapping yang akan menampilkan keanekaragaman budaya dan pariwisata Indonesia juga ikut disajikan dalam tampilan laser tiga dimensi.

“Di malam harinya kami juga akan menyuguhkan pertunjukan spektakuler seni budaya yang digabung dengan teknologi 3D. Jadi selain menyaksikan kesenian dan budaya Indonesia, para pengunjung juga sekaligus bisa melihat bangunan dan kekayaan pariwisata yang ada di Indonesia, melalui visualisasi teknologi 3D ini,” ungkap Pitana.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge