0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Operasi Pekat, 52 Liter Ciu Dan 6.600 Petasan Disita

foto: Nanang
Ciu sitaan (ilustrasi) (foto: Nanang)

Karanganyar – Operasi penyakit masyarakat gencar dilakukan Anggota Satuan Sabhara Polres Karanganyar. Hasilnya, 52 liter minuman keras jenis ciu dan 6.600 buah petasan jenis cabai disita dari sejumlah wilayah di Karanganyar, Jumat (10/6).

“Kita berusaha memberikan rasa aman bagi warga masyarakat terutama yang menjalankan ibadah di bulan Ramadan,” kata Kasat Sabhara Polres Karanganyar AKP Mardiyanto, Sabtu (11/6).

AKP Mardiyanto mengatakan, anggota Satuan Sabhara Polres Karanganyar menerima informasi bahwa warga Kwadungan, Kerjo menjual ciu dan miras oplosan. Informasi itu ditindaklanjuti. Hasilnya, mereka menemukan 30 liter ciu, dan 22 liter ciu oplosan yang dikemas dalam botol air mineral ukuran 600 ml dan satu liter.

“Pemilik rumah, Sugiyati, mengaku ciu dan miras oplosan itu milik anaknya. Namun, anaknya tidak berada di rumah saat penggerebekan,” jelas Kasat Sabhara.

Dalam penggrebegan itu, lanjut AKP Mardiyanto, Sugiyati mengaku dan menunjukkan tempat menyimpan ciu dan ciu oplosan. Miras itu disimpan di bawah meja. Ada satu jeriken ukuran 30 liter isi ciu. Itu dimasukkan ke dalam karung dan diletakkan di bawah meja.

“Dia mengaku belum lama berjualan miras,” kata Mardiyanto saat dihubungi Sabtu (11/6).

Mardiyanto menambahkan, pihaknya masih tetap akan menggunakan Perda Nomor 16 Tahun 2009 tentang Pengendalian Minuman Beralkohol. Hukuman tindak pidana ringan.

Sementara itu, Anggota Satuan Sabhara Polres Karanganyar juga menyita 6.600 buah petasan jenis cabai dari salah satu kios di pasar tradisional di Karanganyar. Sasaran operasi pekat bukan hanya miras, tetapi juga tindakan asusila dan petasan. Mardiyanto menyampaikan hanya memberikan surat peringatan kepada penjual petasan.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge