0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Djarot : Jalur Partai Lebih Terstruktur

Ahok-Djarot (merdeka.com)

Timlo.net — Sinyal rujuknya bakal calon petahana Basuki T Purnama alias Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat jelang pilgub DKI semakin kuat. Namun, Djarot menepis wacana dirinya bakal kembali bakal berpasangan dengan Ahok di Pilgub 2017. Dia menegaskan seandainya harus maju dalam Pilgub DKI, bukan jalur independen yang akan ditempuh melainkan melalui mesin partai.

“Yo tidak apa-apa (Ahok maju Independen) itu kan hak juga. Persoalannya kalo saya prinsipnya tetep jalur kepartaian,” kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Jumat (10/6).

Penyataan Djarot bukan tanpa alasan. Mantan wali kota Blitar ini beranggapan maju melalui jalur partai lebih terstruktur ketimbang mengandalkan kekuatan relawan. Djarot memperkirakan, untuk Pilpres dan Pileg 2019, semua kandidat harus maju melalui jalur partai, bukan dengan sekedar menggunakan jasa relawan.

“Inget loh ya. Untuk 2019, itu kan sudah enggak ada lagi relawan. Karena Pileg dan Pilpres bareng. Artinya relawan pasti akan gabung ke partai karena yang mengusulkan partai,” tegasnya.

Dengan sikap Djarot untuk maju bersama partai, dia yakin bisa melawan siapapun termasuk Ahok. Apalagi, proses seleksi 27 bakal calon gubernur via penjaringan PDIP juga masih berjalan. Ditambah, 27 kandidat yang berjuang mendapatkan tiket DKI 1 dinilai cukup potensial.

“Siapapun (lawannya) kita siap, karena kita percaya sistem kita itu lewat jalur kepartaian. Sekarang kan belum ada bakal calon, yang ada baru mendeklarasikan diri, kalau dari Parpol kan nanti deklarasinya. Makanya mekanisme partai berjalan,” tandasnya.

[bal]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge