0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cegah Gejolak Harga, Warga Diminta Tak Belanja Berlebihan

Pedagang Sembako di pasar (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Stok sembilan bahan pokok (Sembako) di Boyolali hingga saat ini masih aman dan mencukupi. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak berbelanja Sembako berlebihan selama bulan Puasa. Dikhawatirkan, hal ini justru akan mengakibatkan harga di pasaran naik terus.

“Tidak perlu membeli dalam jumlah besar, justru nanti bisa mengakibatkan gejolak harga,” kata Kepala Disperindag Boyolali, Suyitno, Jumat (10/6).

Pihaknya berharap masyarakat membeli Sembako dengan sewajarnya. Stok kebutuhan pangan tersebut, menurut Suyitno, tersebar di beberapa pedagang di wilayah Boyolali. Bila masyarakat membeli dalam jumlah besar, dikhawatirkan stok akan berkurang.

“Akibatnya harga menjadi tinggi, karena stok langka,” tambah Suyitno.

Sementara untuk saat ini, dari pantauan Disperindag, harga kebutuhan pokok di pasaran masih stabil. Meski harga sejumlah item mengalami kenaikan namun masih dibatas kewajaran. Kenaikan harga Sembako yang cukup menonjol adalah gula pasir yang tembus harga Rp 17.000/kg dari harga saat sebelum Ramadan yang hanya Rp 13.000/kg. Kenaikan harga gula dipicu meningkatnya kebutuhan gula di masyarakat selama bulan Puasa.

“Kita juga minta pedagang tidak menimbun Sembako, jangan memanfaatkan momen Puasa untuk mengeruk keuntungan,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge