0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Safari Ramadan, Bupati Sragen Bagikan Sembako

fok.timlo.net/agung widodo
Bupati Sragen Jumatan Keliling di Desa Plosorejo, Kecamatan Gondang (fok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Penyakit demam berdarah yang beberapa waktu lalu sempat merebak di Kabupaten Sragen membuat keprihatinan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Dia berpesan kepada orang tua agar anak-anak tidak diperbolehkan main di sembarang tempat, yang dimungkinkan menjadi sarang nyamuk.

“Sebagai orang tua wajib menjaga kesehatan anaknya, untuk warga masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan air combangan dan got yang ada genangan air agar dibersihkan,” kata Bupati Yuni, Jumat (10/6).

Yuni mengingatkan kalau kesehatan itu mahal harganya. Tidak hanya masalah demam berdarah, tapi semua jenis penyakit harus dihindarkan. Termasuk untuk ibu hamil agar secara rutin memeriksakan diri ke dokter atau Posyandu demi kesehatan ibu dan janinnya.

Safari Ramadhan yang dikemas dalam Jumatan Keliling (Juling) ini digelar di Masjid Al Hidayah, Dukuh Balerejo, Desa Plosorejo, Gondang. Dihadiri Wakil Bupati Dedy Endriyatno, Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Deny Marantika, Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso dan Ketua DPRD Bambang Samekto serta ratusan warga Gondang.

Bupati Yuni mengungkapkan, Sragen saat ini masuk 14 besar yang mempunyai angka kemiskinan di Jawa Tengah. Sedangkan salah satu kecamatan yang memiliki angka kemiskinan terbanyak di Sragen adalah Gondang. Terutama kemiskinan tersebut ada di Desa Wonotolo, Tegalrejo dan Desa Plosorejo termasuk peringkat kemiskinan teratas.

“Itu semua tanggung jawab kita bersama. Mari kita sama-sama saling membantu untuk mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yuni juga menyerahkan bantuan untuk RTLH untuk warga miskin sebanyak dua unit dan pembagian 150 paket Sembako.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge