0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jalani Sidang, Korban Pemerkosaan Pingsan

timlo.net/aditya wijaya
Sejumlah awak media sedang menunggui sidang pemerkosaan siswa SD di Pengadilan Negeri Klaten (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Bocah korban pemerkosaan di Kecamatan Jatinom pada 11 Mei lalu mendadak pingsan saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Klaten, Kamis (9/6). Korban sekaligus saksi ini tak kuasa menahan beban mental saat berhadapan dengan para terdakwa.

“Iya tadi korban yang juga saksi sempat pingsan setelah beberapa saat mendengarkan keterangan terdakwa. Korban pingsan setelah Budhe-nya (bibi) berteriak histeris dan pingsan,” kata Humas PN Klaten sekaligus majelis hakim, Arief Winarso, Kamis (9/6).

Dari pantauan, sidang kedua yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu berlangsung tertutup di ruang sidang anak. Selang dua jam, terjadi kegaduhan lantaran korban pingsan tak kuasa mendengarkan pengakuan para terdakwa. Kemudian korban dibawa ke ruang Jaksa untuk menenangkan diri.

Akibatnya, sidang sempat berhenti beberapa menit. Namun kembali dilanjutkan dengan mendengarkan saksi dari warga, tanpa melibatkan korban. Sedangkan korban yang masih berusia sekitar 13 tahun itu di terlihat menenangkan diri ditemani keluarga dan Polwan di bawah rindangnya pohon mangga di halaman PN Klaten.

Sidang lanjutan beragenda mendengarkan keterangan 13 saksi itu dipimpin Majelis Hakim Irma Wahyuningsih, Arief Winarso, dan Sagung Bunga Mayasaputri. PN Klaten mengebut proses persidangan agar putusan dapat dihasilkan dalam waktu 20 hari sesuai Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak. Sebab, ketujuh terdakwa masih berusia dibawah umur.

“Kita kebut karena ada batasan waktu. Ini sementara yang kita dengarkan kesaksiannya saksi luar, ada tiga plus lima. Mungkin kalau enggak dilanjutkan besok, ya Senin pekan depan,” ujar Arief saat ditemui disela-sela sidang.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge