0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembunuh Eno Dituding Berbohong di Pengadilan

merdeka.com
Sidang pembunuhan Eno (merdeka.com)

Timlo.net – Kesaksian Alim (15), terdakwa pembunuh Eno (18), dalam sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (8/6) kemarin dianggap berbohong. Kesaksian terdakwa berbeda dengan berkas pada berita acara.

“Dia berbohong. Semua kesaksian di Pengadilan itu berbohong,” kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto, Kamis (9/6).

Adapun pengakuan RAr, ungkap Budi, mengaku dipaksa Alim untuk berbohong. Bersama Rar dan IH alias Imam (tersangka lainnya), Alim sudah merencanakan hingga memilih nama alibi Dimas untuk mengungkapkan bahwa bukan Alim lah pelakunya.

“Kami kan tidak ikut di persidangan, itu urusan dia cuma yang jelas si Arief (RAr) kemarin penyidik tanya kenapa keteranganmu berbeda. Dia menjelaskan kepada penyidik bahwa dia menyesal telah berbohong waktu di sidang. Kenapa? Karena disuruh si Alim, karena Alim berupaya lolos dari jerat hukum, Alim mempengaruhi Arief untuk berbohong, ” paparnya.

Dengan berbohong tersebut, baik RAr maupun IH, mereka pun dijanjikan Alim bahwa jika Alim berhasil lolos dan dinyatakan bebas tuduhan, maka selanjutnya Alim akan balas budi dengan membantu keduanya bebas juga.

“Namun jika tidak, keduanya diancam akan dipukulin oleh teman-temannya Alim saat mereka bebas. Jadi ini lah mengapa Arief berbohong,” ucapnya.

“Tapi ya enggak apa-apa ngomong aja suka-suka (sampai berbohong), itu bebas. Jadi sekarang Jessica ngaku enggak? Enggak kan? Ya sudah. Jessica eaja nggak ngaku. Pollycarpus ngaku enggak? Sampe vonis ngaku enggak? Enggak kan. Ya sudah. Semua itu hak terdakwa, haknya dia. Kita buktikan saja di persidangan,” jelas dia.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge