0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Proyek Skybridge Dimulai, Dishub Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

dok.timlo.net/achmad khalik
Sejumlah pekerja membuat galian tiang pancang di kawasan Jl Setia Budi (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Setiabudi dan Jl Tagore menyusul pembuatan galian lubang tiang pancang Skybridge yang mulai dikerjakan hari ini. Pembuatan lubang galian, memakan setengah badan jalan lantaran memiliki luasan 2 x 3,5 meter.

“Terpaksa kami lakukan penutupan sebagian arus kendaraan yang mengarah kedua jalan tersebut (Jl Tagore dan Jl Setiabudi), supaya proyek selesai sebelum lebaran nanti,” jelang Kabid Lalu Lintas Dishubkominfo Solo, Baskoro, Kamis (9/6).

Rekayasa lalu lintas yang dilakukan, kata Baskoro, yakni mulai dari pertigaan pertemuan Jl Tagore dan Jl Setiabudi ke arah timur hingga Jl Jalak. Untuk bagian utara penutupan dimulai dari Hotel Surya Jl Tagore hingga ke selatan pertemuan dengan Jl Setiabudi. Terkait kendaraan yang melintas, kendaraan jenis mobil kecil seperti angkutan kota, mobil pribadi dan motor masih diperbolehkan melintas. Namun, untuk kendaraan umum jenis bus tidak diperbolehkan.

“Untuk bus yang keluar terminal, akan langsung diarahkan ke Jl Tagore menuju utara, tembus Jl A Yani ketimur lalu belok kanan menuju Jl Letjend S Parman untuk menghindari Jembatan Viaduk Gilingan,” terang Baskoro.

Pihakya berharap, proses pengerjaan penggalian lubang tiang pancang itu segera selesai. Mengingat arus kendaraan akan meningkat seiring dekatnya waktu lebaran mendatang.

“Berdasarkan instuksi dari pemerintah pusat, H-7 sudah tidak ada pengerjaan di atas jalan di kawasan seluruh Indonesia. Kawasan jalan fokus digunakan kelancaran arus lalu lintas,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge