0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berbagi Cerita, Yussa Ingin Masuk Timnas Indonesia

dok.timlo.net/aryo yusri atmaja
Yussa Nugraha di tengah-tengah kerumunan anak-anak SSB di Solo, Kamis (9/6) sore (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Yussa Nugraha duduk di hadapan puluhan siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) di Rumah Republik Aeng Aeng, Nusukan Solo, Kamis (9/6) sore. Bocah berusia 15 tahun ini buka-bukaan menceritakan pengalamannya selama bermain di Belanda.

Yussa Nugraha pesepakbola asal Solo yang saat ini anggota dari klub amatir di Belanda, SC Feyenoord. Di hadapan siswa SSB, Yussa tak canggung menceritakan secara gamblang, maupun tanya jawab terkait dirinya bisa bermain di negeri Kincir Angin.

“Saya pertama kali bermain bola dan masuk SSB ketika di Belanda, saat berumur 8 tahun. SC Feyenoord itu beda dengan FA Feyenoord yang ada di Eredivisie. Bedanya di SC Feyenoord itu semua pemain masih sifatnya seleksi. Semua karena talenta, jadi tidak serta merta mendaftarkan diri ikut. Kontrak profesional nanti pas di usia 17 tahun,” kata Yussa, Kamis sore.

Yussa menceritakan bahwa di Feyenoord terdapat 12 lapangan untuk menjalankan kompetisi di seluruh tingkatan. Dirinya juga menjelaskan secara detil bahwa soal asupan gizi pesepakbola di Belanda memang tak boleh sembarangan, sejak dini.

“Soal gizi yang penting adalah nggak boleh makan yang goreng2an, namun lebih ke sayur-sayuran. Minuman berkarbonasi juga paling dilarang,” tambah Yussa.

Sebuah pertanyaan dari bocah SSB terlontar soal keinginan Yussa di masa depan. Pemain yang mengidolakan klub Real Madrid ini adalah ingin menjadi bagian dari skuad Garuda Timnas Indonesia.

“Obsesi utama tentu saya ingin menjadi pemain Timnas Indonesia. Itu cita-cita saya semenjak mengenal sepak bola. Selama di Solo ini saya juga heran teman-teman di Indonesia bisa bermain bola di bawah terik matahari yang begitu menyengat,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge