0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penggalian Lubang Tiang Pancang Skybridge Tak Pakai Alat Berat

dok.timlo.net/achmad khalik
Sejumlah pekerja membuat galian tiang pancang di kawasan Jl Setia Budi (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Proyek jembatan penghubung antar Terminal Tirtonadi dan Stasiun Balapan Solo atau yang biasa disebut dengan Skybridge mulai dilakukan penggalian lubang di bagian luar terminal. Penggalian yang dilakukan digunakan untuk menanam tiang pancang yang digunakan sebagai penyangga Skybridge.

“Kemarin segmen 1 berada di kawasan sisi selatan Terminal Tirtonadi, sama sekali tidak ada masalah. Untuk saat ini memasuki segmen 2, 3 dan 4 yang lokasinya berada di Jalan Tagore dan Jalan Setia Budi. Kendalanya ada pada kawasan jalan yang dilalui kendaraan berat,” terang kontraktor pelaksana proyek Skybridge, Wawan, Kamis (9/6) siang,

Terkait pembuatan lubang tiang pancang, kata Wawan, pelaksana proyek tidak menggunakan alat berat. Pasalnya, akan berakibat pada getaran dan polusi suara yang ditimbulkan terhadap sejumlah rumah warga yang dilewati. Atas sebab itulah, mereka memilih menggunakan cara manual untuk melakukannya.

Lubang yang digali, lanjut Wawan, memiliki kedalaman 4 meter. Untuk segmen 2 yang berada di Jalan Tagore akan dibuat 5 lubang galian tiang pancang. Sedangkan, untuk segmen 3 atau tepatnya di pertemuan Jalan Tagore dan Jalan Setia Budi dibuat 3 lubang galian. Dan terakhir untuk segmen 4 atau yang berada di Jalan Setia Budi akan dibuat 7 lubang tiang pancang.

“Sebelum lebaran atau H-7 sudah selesai pembuatan lubang tiang pancang sejumlah 15 lubang,” terang Wawan.

Pantaun dilapangan, pelaksana proyek Skybridge mulai melakukan 2 penggalian lubang di segmen 3. Dengan dilakukannya penggalian tersebut maka rekayasa lalu lintas akan diterapkan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge