0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Salah Tulis Undangan, Kepanjangan KPK Menjadi ‘Komisi Perlindungan Korupsi’

merdeka.com
Salah tulis undangan (merdeka.com)

Timlo.net – Kementerian Dalam Negeri melakukan kesalahan dalam menulis surat undangan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Oleh Kemendagri, singkatan KPK tertulis ‘Komisi Perlindungan Korupsi’.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Soedarmo, mengakui adanya kesalahan itu. Menurutnya, penulisan alamat undangan untuk KPK dilakukan pegawai honorer.

“Itu staf dari outsource atau honorer, stafnya di bawah dirjen politik dan pemerintahan umum. Baru tiga bulan, namanya Adi Feri. Karena dia di situ maka diperbantukan,” kata Soedarmo, Kamis (9/6).

Dikarenakan baru bekerja beberapa bulan, Adi diduga belum paham betul. Sebagai atasan Adi, Soedarmo, menyatakan bertanggung jawab.

“Staf ini memang belum paham betul terkait masalah (singkatan) KPK, sehingga terjadi kesalahan. Mereka mengakui ada kekeliruan. Namun karena ini merupakan staf saya, ini otomatis menjadi tanggung jawab saya, bahwa yang memberikan arahan dan pembinaan di jajaran pemerintahan umum,” jelasnya.

“Ini kesalahan saya yang tidak memberikan kontrol, khususnya instansi yang dilihat,” sambungnya.

Atas kesalahan itu, Adi sudah diberhentikan. Pemberhentian ini agar kesalahan serupa tak kembali terulang.

“Yang di atas juga kita kasih sanksi sesuai tingkatannya. Staf dulu, Kasi-nya kita kasih sanksi sesuai aturan berupa teguran. Itu risiko karena sudah lakukan kesalahan perlu ada sanksi, sanksi pemecatan. Kenapa? Supaya dijadikan referensi dan pengalaman bagi staf lain agar tidak kembali terulang hal seperti ini,” jelas dia.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge