0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satu Terduga Teroris Baru Sepekan Pulang Kampung

Densus 88 gerebek rumah di Surabaya (merdeka.com)

Timlo.net — Salah satu terduga teroris yang ditangkap di Jalan Kedungdoro, Surabaya, tinggal di Jalan Lebak Timur 3D No 18, seorang residivis. Sebab, dalam catatannya, terduga teroris bernama Priyo Hadi Purnomo, sudah dua kali masuk penjara.

Untuk yang pertama, berurusan dengan polisi dalam kasus penipuan dan penggelapan. Yang saat itu bekerja sebagai seorang sales, menggelapkan uang, dan menjalani hukuman 1,5 tahun.

“Setelah bebas, terkena masalah lagi. Kasusnya narkoba, waktu itu ditangkap Polwiltabes (Sekarang Polrestabes Surabaya). Dan menjalani di Rutan Medaeng,” terang salah satu warga, Riki Firmansyah, Rabu (8/6).

Menurutnya, setelah bebas dari dalam penjara Rutan Medaeng, Purnomo pergi ke Makassar, Sulawesi. Setelah lama tinggal di Makassar, dia kembali ke rumah orang tuanya yakni di Jalan Lebak Timur 3D No 18.

“Belum lama kok di sini, iya sekitar satu mingguan. Tahu-tahu ada seperti ini, dan orangnya ditangkap katanya terlibat sebagai teroris,” tandas dia.

Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri melakukan penangkapan tiga orang terduga teroris di Surabaya. Penangkapan ketiganya dilakukan di lokasi berbeda.

Terduga teroris pertama ditangkap adalah Priyo Hadi Purnomo (35). Dia ditangkap di Jalan Kedungdoro, Surabaya, sekitar pukul 10.30 WIB.

Setelah penangkapan pertama, tim Densus 88 langsung melakukan penyisiran dan penggeledahan di rumah yang terletak di Jalan Lebak Timur 3D No 18.

Dari penggeledahan ini, tim Densus menemukan dua senjata laras panjang rakitan, dua bom rakitan, satu pistol rakitan, sangkur, peluru satu pak, dan beberapa serbuk bahan kimia, yang diduga untuk merakit bahan peledak.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge