0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ingat! Terlambat Bayar THR, Perusahaan Kena Denda

(Ilustrasi) buruh pabrik (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Meski puasa baru berlangsung tiga hari, namun Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi memonitor seluruh perusahaan yang ada di Boyolali. Monitoring dilakukan dalam persiapan pemberian Tunjangan Hari Raya. (THR). Perusahaan yang terlambat membayarkan THR bakal dikenai denda, sebesar 5 persen dari total nilai THR.

“Aturanya, THR harus diberikan maksimal tujuh hari sebelum Lebaran,” kata Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Boyolali, Joko Santoso, Rabu (08/6).

Sementara terkait dengan aturan baru pemberian THR, pihaknya saat ini sudah mengedarkan aturan tersebut ke seluruh perusahaan di Boyolali. Salah satu peraturan baru, Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 disebutkan, pengusaha wajib memberikan THR kepada karyawannya dengan masa kerja lebih dari satu bulan. THR diberikan kepada karyawan dengan semua status, baik karyawan tetap, kontrak, magang, hingga pekerja dengan waktu tak tentu.

“THR itu wajib diberikan kepada karyawan, baik karyawan tetap maupun kontra,bila dilanggar maka perusahaan bisa dikenai sanksi,” tambahnya.

Sedangkan unuk besarnya THR,karyawan dengan masa kerja lebih dari dua belas bulan wajib diberi satu kali nilai upah per bulan. Sedang karyawan dengan masa kerja minimal satu bulan namun kurang dari dua belas bulan diberi THR secara proporsional sesuai masa kerja. Hitungannya, masa kerja dikalikan satu bulan upah kemudian dibagi dua belas.

“Kita akan turun tangan langsung untuk memantau pembayaran THR,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge