0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Beri Solusi Daging Murah

Penjual daging sapi di Pasar Gede Solo (timlo.net/setyo pujis)

Timlo.net – Upaya untuk membuat harga daging sapi menjadi murah tidak bisa dilakukan sepihak. Perlu koordinasi dan kerja sama antar lembaga untuk saling mendukung menyelesaikan akar permasalahan dari mahalnya harga daging.

“Perlu waktu yang jangka menengah panjang untuk menyelesaikan persoalan ini. Sehingga koordinasi misalnya dari kementerian perdagangan, Kementerian pertanian, termasuk kementerian perindustrian sangat penting karena ini yang akan menyiapkan pekerjaan sebagian orang yang berada di rantai distribusi yang panjang itu,” ujar Kepala Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), Syarkawi Rauf, Selasa (7/6).

Selain koordinasi, ada hal lainnya yang perlu dilakukan pemerintah. Pertama, dengan menyederhanakan rantai distribusi. Rantai distribusi yang panjang membuat pedagang di kalangan menengah dan atas memainkan harga.

“Kedua, pemerintah perlu memberikan insentif terhadap transportasi untuk distribusi sehingga harga di end user tidak terlalu mahal. Kemudian bantu transportasinya, saya kira tinggal ini harus diintensifkan subsidi transportasi kapal ternak bisa jauh lebih efektif. Kemudian, berikan insentif segala bentuk retribusi, baik yang dipungut oleh pemerintah secara resmi maupun misalnya di pasar-pasar itu kan ada pemain-pemain informal juga,” jelasnya.

Jika ini dilakukan, KPPU optimis permintaan Presiden Joko Widodo untuk menjual harga daging dengan harga Rp 80.000 per Kg bisa tercapai dan bukan sekedar angan-angan.

“Saya yakin yang diminta Pak Jokowi Rp 80.000 per Kg itu bisa kita capai. Ini semua dibereskan, memang tidak bisa cepat, butuh waktu karena banyak persoalan terkait. Tapi saya yakin kalau ini dilakukan keinginan pemerintah menjual daging dengan harga Rp 80.000 per Kg bisa tercapai,” jelas dia.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge