0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Desakan YouTube dan Google Diblokir, Ini Kata Pengamat

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Pengamat IT tidak sependapat dengan usulan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang meminta pemerintah untuk memblokir situs YouTube dan laman pencarian Google. Alasan ICMI selama ini, kedua situs tersebut turut andil dalam penyebaran konten pornografi.

Pegiat internet dari ICT Watch, Donny BU mengungkapkan, tak masalah jika ICMI berpendapat seperti itu. Sebetulnya, tak hanya Youtube dan Google saja yang berkontribusi penyebaran konten pornografi di Internet, melainkan nyaris semua layanan media sosial di internet juga mampu menjadi medium penyebaran pornografi.

“Tapi, ini bukan tentang pertempuran antara halal vs haram, manfaat vs mudharat. Karena, internet sebagaimana lazimnya teknologi apapun, hanyalah alat. Bagaimana kita melihat, memandang, menyikapi dan menggunakan internet, adalah bagaimana isi pikiran dan hati kita,” katanya, Rabu (08/06).

“Jadi, tak apa ICMI punya pandangan bahwa Google dan Youtube itu sumber pornografi. Bisa jadi karena memang hanya itu yang mereka pahami,” imbuhnya.

Dirinya pun menilai, sebagai organisasi yang fokus pada soal ICT, juga punya andil memberikan pemahaman kepada masyarakat yang belum mengerti internet lebih luas, termasuk ICMI.

“Teman-teman intelektual muslim seharusnya paham, internet itu ladang yang luas, untuk syiar, dakwah, amal, rejeki. Jika takut dengan ‘hama’, atau karena memang ada ‘hama’ sebagai sebuah keniscayaan, ya jangan gegabah memberi usulan untuk membumihanguskan ladangnya. Ini seperti ungkapan, jika kita hidup di pinggir sungai, ajari anakmu berenang. jangan melarangnya mendekati sungai, pun malah ingin membendung sungainya,” ungkap Donny.

[bbo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge