0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BI Temukan Uang Palsu Dihari Pertama Penukaran

Petugas BI saat melayani penukaran uang dari masyarakat (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Hari pertama pelayanan penukaran uang pecahan kecil dibuka, petugas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo temukan uang palsu (upal). Untuk mengantisipasi peredaran uang palsu tersebut, masyarakat diminta untuk tidak menggunakan jasa penukaran uang di pinggir jalan.

“Ada satu lembar uang palsu pecahan Rp 100 Ribuan yang berhasil kita amankan pada penukaran hari pertama ini,” ujar Deputi Kepala Perwakilan BI Solo, M Taufiq Amrozy kepada wartawan, Selasa (7/6).

Melalui penemuan tersebut membuktikan bahwa peredaran uang palsu di tengah masyarakat masih cukup banyak. Bahkan setiap tahun, dikatakan dia jumlah temuan uang palsu terus mengalami peningkatan.

Dari data yang ada, disampaikan pada 2011 temuan upal mencapai 3.633 lembar, 2012 menjadi 4.629 lembar, 2013 menjadi 5 Ribu lembar, 2014 menjadi 5.207 lembar, 2015 naik lagi menjadi 5.825 lembar.

“Sementara untuk tahun ini sedikitnya sudah ada 2.800 lembar yang berhasil diamankan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya terus meningkatkan koordinasi dengan aparat kemanan terkait, guna meningkatkan kewaspadaan. Termasuk mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam melakukan penukaran.

“Kita juga menghimbau agar masyarakat tidak menggunakan jasa penukaran uang dijalanan. Karena hal itu tidak menjamin bebas dari peredaran uang palsu,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge