0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rp 1,6 Miliar Dikucurkan untuk RTLH Karanganyar

dok.timlo.net/nanang rahadian
Bupati Karanganyar Juliyatmono (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta penerima bantuan pemugaran RTLH (rumah tidak layak huni) agar tidak percaya jika ada yang mengaku sudah membantu mengupayakan dana, sehingga meminta upah dengan memotong bantuan tersebut.

‘’Hati-hati, pasti banyak orang datang mengaku-aku berjasa mencairkan bantuan tersebut dan ujung-ujungnya minta upah. Tidak ada seperti itu, sebab ini bantuan murni dari APBD, agar tidak ada lagi rumah tidak layak di Karanganyar,’’ kata Bupati Juliyatmono, Selasa (7/6).

Juliyatmono mengatakan, tahun ini dikucurkan Rp 1,6 miliar untuk 200 RTLH di 40 desa 14 kecamatan. Satu desa mendapatkan Rp 8 juta. Tentu dana itu tidak cukup, namun hendaknya masyarakat sekitarnya bisa tanggap dengan bergotong royong membantu.

“Ke depan jumlah RTLH akan didata ulang agar ditemukan data akurat soal jumlah,” kata Bupati.

Menurut Bupati, data terakhir ada 9.700 RTLH dan sudah dibangun ulang dengan dana dari APBD, Provinsi dan juga dari pusat, sehingga diprediksi jumlah itu sudah berkurang banyak.

‘’Tahun ini kita tambah lagi 200 unit, kemudian ada tambahan juga dari Pemprov dan pusat yang dikoordinasikan oleh Dinsosnakertrans dan Dinas PU. Kalau data akurat sudah ada, pengentasan RTLH akan dikebut, termasuk menggunakan dana desa yang disesuaikan dengan kemampuannya,” jelasnya.

Desa bisa menganggarkan untuk RTLH paling tidak 2 atau 3 unit, sehingga kalau ada 162 desa jumlah RTLH akan terus berkurang. Targetnya sebelum 2019 sudah terdata sehingga bisa terselesaikan lebih terprogram.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge