0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dianiaya Oknum Polisi, Warga Bayat Lapor ke Polres

Supardi, kanan, korban penganiayaan oknum polisi usai melaporkan kejadian yang menimpanya di Mapolres Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Supardi (51) warga Dukuh Gambiro RT 01/06, Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat melaporkan seorang oknum anggota Polres Klaten berpangkat Aiptu ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polres Klaten Senin (6/6). Korban tidak terima atas tindak penganiayaan yang diterimanya pada 14 Februari 2016 lalu.

“Hari ini kami melaporkan tindak penganiayaan dan Undang-Undang (UU) Darurat yang mengatur membawa senjata tajam. Karena klien saya (Supardi) dipukul dengan tangan kosong dan diancam dibunuh, dikejar-kejar dengan clurit oleh oknum polisi bernama Husni Malawat pas hari Valentine 14 Februari lalu,” kata penasihat hukum korban, Prapto Wibowo, Senin (6/6).

Diceritakan, Minggu (14/2) lalu sekitar pukul 14.00 WIB, korban yang hendak pergi membesuk kerabatnya di rumah sakit Tegalyoso (RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro) melewati rumah Aiptu Malawat di Perum Krapyak, Kecamatan Klaten Selatan. Sebab, korban sejak lama mencurigai istrinya (Purwaningsih) memiliki hubungan istimewa dengan oknum polisi tersebut pergi dari rumah sejak pagi mengendarai Honda Jazz milik Supardi. Ternyata, istrinya berdiri di dekat Honda Jazz di halaman kontrakan itu.

“Baru menstandarkan motornya, tiba-tiba oknum polisi tersebut keluar dari rumah memukul Supardi mengenai pelipis matanya hingga sempoyongan jatuh. Lalu dilangkahi, klien saya kembali dihujani pukulan sebanyak tujuh kali, sambil diancam kata-kata ‘saya bunuh kamu, saya bunuh kamu’,” cerita Prapto

Tak berhenti disitu, lanjut dia, oknum polisi tersebut masuk ke dalam rumah dan keluar dengan membawa sebilah clurit. Ketakutan, korban lantas berlari masuk ke pekarangan rumah tetangga. Namun seorang perempuan pemilik rumah justru ketakutan lalu dari dalam perkarangan menutup pintu pagar sambil berkata ‘jangan masuk sini, kamu segera pergi aja.’

“Karena masih dikejar, klien saya hendak kabur dengan motornya. Ternyata justru istrinya membawa pergi sepeda motor, dan akhirnya klien saya dapat melarikan diri dengan mengendarai mobil Honda Jazz. Setelah itu, klien saya langsung melaporkan oknum polisi Malawat ke SPKT Polres Klaten sekitar maghrib pukul 18.00 WIB,” lanjut Prapto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge