0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polres Wonogiri Terus Kembangkan Kasus Penipuan TKI

dok.timlo.net/tarmuji
Kapolres Wonogiri AKBP RR Rumondor (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Berdasarkan pengakuan enam pelaku penipuan ini, mereka sudah beraksi puluhan kali. Sedang,di Wonogiri baru tiga kali. Hasil kejahatannya mencapai puluhan juta rupiah.

“Dua kali berhasil yakni di Manyaran dan Pracimantoro dengan total kerugian sekitar Rp 40 juta, sedang di Wonogiri kota belum bisa cair,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP RR Rumondor, Selasa(7/6).

Dari informasi polisi, enam pelaku ini sudah beraksi sebanyak 31 kali termasuk di Wonogiri. Selain itu, kebanyakan para korbannya merupakan para TKI yang bekerja di luar negeri.

“Kuat dugaan, ada kurir yang bekerjasama dengan para pelaku ini. Sehingga mereka bisa mendapatkan nomor PIN yang sifatnya sangat rahasia. Saat ini, kita masih mengembangkan kasus ini,” katanya.

Awal terbongkarnya kasus ini, kata Kapolres, bermula dari kedatangan dua pelaku yakni AN dan AM ke Kantor Pos Wonogiri  pada Selasa(31/5) sekitar pukul 10.00 WIB, untuk pencairan kiriman uang dari luar negeri dalam bentuk wesel instan. Namun saat pelaku menyerahkan KTP, petugas kantor pos curiga dan melapor ke Polres Wonogiri. Kecurigaan itu diperkuat dengan logat keduanya yang tidak fasih berbahasa Jawa. Selanjutnya keduanya diamankan petugas, kemudian dari hasil pengembangan, empat rekan pelaku berhasil ditangkap di depan Polsek Eromoko.

“Selain mengamankan enam pelaku, kita  juga menyita sebuah mobil APV warna hitam B 1516 BK, 10 unit handphone berbagai merek milik tersangka, satu buah printer, satu laptop, satu bendel kertas bahan pembuatan KTP palsu, dan dua bok tinta print dan empat buah KTP palsu,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge