0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Santoso Diminta Menyerah Saat Ramadan

Perburuan kelompok Santoso (merdeka.com)

Timlo.net – Usaha Polri dan TNI untuk menangkap kelompok teroris Santoso masih terus berlanjut. Momentum Ramadan adalah waktu tepat bagi Santoso untuk menyerah.

“Saya kira begitu lebih baik ya. Lagi pula dukungan bagi kelompok ini dari luar Poso sudah tidak ada,” ujar Peneliti Kajian Strategi Intelijen (KSI) Program Pascasarjana Universitas Indonesia, Ridlwan Habib, Selasa (7/6).

Ridlwan menjelaskan, kekuatan kelompok Santoso sudah tidak banyak, hanya sekitar 18 orang. Dia meyakini 18 anggota Santoso juga sudah berada dalam kondisi psikologis yang tertekan.

“Dengan area hutan dan bahan makanan yang sangat terbatas sudah tidak mungkin menang melawan 3.500 anggota TNI Polri. Kalau diteruskan, pasti konyol bagi Santoso,” katanya.

Ridlwan berpendapat bulan Puasa bisa menjadi momentum untuk menyudahi gerilya di Gunung Biru.

“Kembali ke keluarga dan masyarakat,” imbaunya.

Diketahui Santoso memiliki istri dan anak yang hidup susah di kota Poso. Istri dan anak pertamanya yang bernama Wardah hidup atas bantuan Kopassus yang membuatkan warung.

“Sudahlah (Santoso) akhiri saja di bulan Ramadan ini. Bertaubat dan kembali ke bumi Poso,” tegas Ridlwan.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge