0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disdikpora Konsultasikan Rencana Penutupan Sunday Market

Sunday Market Manahan (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo akan berkonsultasi dengan Walikota Solo terkait rencana penutupan Sunday Market Manahan. Wacana tersebut muncul menyusul adanya dugaan penyelewengan retribusi dari pedagang pasar tiban mingguan di Stadion Manahan itu.

“Kita akan bicarakan dulu dengan Walikota karena ada yang tidak setuju,” kata Kepaala Disdikpora Solo, Etty Retnowati, Senin (6/6).

Wacana penutupan tersebut muncul akhir pekan lalu setelah kalangan legislatif dan Inspektorat Kota Solo mengusut adanya dugaan penggelapan dana retribusi dari pedagang. Penutupan sendiri dilakukan untuk mencegah penyelewengan lebih jauh.

Kabarnya, penutupan dilakukan Minggu (5/6) lalu. Namun dari pantauan timlo.net di lapangan, para pedagang masih beraktifitas seperti biasa. Sejumlah pedangang justru mengaku tidak mengetahui adanya rencana penutupan tersebut.

“Kalau ditutup ya jangan lah. Ini kan malah pas ramai-ramainya orang beli,” kata Setiawan yang setiap Minggu berjualan sepatu di Sektor B6, Mananahan itu.

Dugaan penyelewengan mencuat setelah legislatif mempertanyakan setoran retribusi Sundya Market dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Sarana Prasarana Olahraga yang tidak sesuai dengan potensi pemasukan.

Selama ini, uang yang disetor ke Pemerintah Kota Solo hanya Rp 3 Juta setiap gelaran. Padahal, dengan jumlah pedagang mencapai 1.500 pedagang dan retribusi Rp 1.500 per meter, setidaknya pemasukan dari Sunday Market mencapai Rp 11,25 Juta bila diasumsikan setiap pedagang membutuhkan area seluas tiga meter.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge