0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rencana Impor Sapi Pemerintah Dinilai Kurang Tepat

Anggota DPR RI Bambang Riyanto saat memberikan keterangan pers ke awak media (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Pemerintah merencanakan melakukan Impor sapi untuk memenuhi kebutuhan daging nasional yang saat ini dinilai masih kurang. Menyikapi hal ini, Anggota DPR RI Komisi II dari Dapil V Jateng menilai langkah yang diambil pemerintah kurang tepat.

“Kalau menurut saya kok kurang tepat jika mengatasi permasalahan harga daging sapi yang terus naik ini dengan Impor sapi. Mestinya kita lihat dulu kemampuan dan kondisi peternak di daerah,” kata Anggota Komisi II DPR RI, Bambang Riyanto, Senin (6/6).

Niat pemerintah yang ingin melakukan Impor sapi untuk menurunkan harga daging dinilai sebuah opsi yang paling mudah tanpa memikirkan efek lainnya. Dengan menambah Impor sapi, cadangan devisa negara menjadi berkurang, padahal banyak pos anggaran lain yang juga membutuhkan.

Sedangkan di masyarakat sendiri, sudah terjadi hukum permintaan dan penawaran yang terjadi secara alamiah dari tahun ke tahun. Selalu menjelang dan awal Bulan Puasa harga komoditi pangan naik, kemudian turun di pertengahan puasa dan kembali naik menjelang lebaran.

“Ini kondisi riil, jadi masyarakat sudah bisa mikir sendiri, kok harganya mahal dan tidak terjangkau, ya sementara tidak membeli daging. Dan pedagang yang harga jualnya tinggi juga pasti kesulitan menjualnya, jadi akan stabil dengan sendirinya, yang jelas saya kurang sepakat jika harus langsung import,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge