0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Judi Qiu-Qiu, Enam Sopir Truk Pasir Digaruk

dok.timlo.net/nanin
Tersangka judi qiu-qiu menjalani pemeriksaan di kantor polisi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Enam sopir truk pasir harus merasakan udara dingin Hotel Prodeo, karena kedapatan berjudi qiu-qiu di areal pertambangan Dukuh Tutup, Desa Jelok, Cepogo, Boyolali. Ironisnya, keenam sopir truk tersebut bukan warga asli Jelok, namun warga Semarang.

Mereka yang diamankan jajaran Reskrim Polres Boyolali yakni Amin Wahyudi (49) warga Gedangan . Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Sahlan Makhosid (31) warga Tuntang, Semarang, Eko Hariawan (32) warga Sejambu, Tuntang, Semarang, Puji Prayogi (20) warga Gedangan, Tuntan, Semarang, Slamet Basuki (40) warga Candirejo, Tuntang, Semarang,  Nurhadi (42) warga Jombor, Tuntang Semarang. Selain tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 280 ribu dan sembilan kartu remi.

“Mereka kita kenai pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” kata Kapolres Boyolali AKBP Agung Suyono, Senin (6/6).

Ditegaskan Kapolres, penggrebekan arena judi qiu-qiu di areal pertambangan setelah mendapat informasi dari masyarakat sekitar. Aktivitas judi ini dinilai telah meresahkan masyarakat apalagi menjelang puasa. Petugas langsung melakukan penyelidikan dan melakukan pengrebekan.

Salah satu tersangka, Eko Hari Awan, mengaku judi qiu-qiu tersebut baru sekali digelar dengan taruhan Rp 5 ribu.

“Tidak ada bandarnya, baru sekali main,” tandasnya menyesal.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge