0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Upacara Hari Jadi Gunakan Bahasa Jawa

Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Boyolali ke 169 Tahun di Kawasan Simpang Lima (timlo.net/nanin)

Boyolali — Puncak peringatan hari jadi Kabupaten Boyolali digelar upacara di Kawasan Simpang Lima. Upacara digelar menggunakan bahasa jawa, begitu juga seluruh peserta upacara mengenakan pakaian jawa, beskap dan kebaya.

”Saya meminta masyarakat Boyolali untuk ikut mensukseskan visi misi selama memerintah lima tahun kedepan. Saat ini, masyarakat Boyolali semakin makmur dan maju. Hal ini ditunjang dengan keberhasilan pembangunan dalam berbagai bidang,” ungkap Bupati Boyolali, Seno Samudro, dalam sambutannya.

Dia menlanjutkan, pembangunan tersebut diantaranya, pembangunan infrastruktur jalan, tahun ini dianggarkan Rp 138 Miliar. Selain itu, program pro investasi terus berkembang. Banyaknya pabrik mengurangi angka pengangguran di Boyolali. Tahun ini, Boyolali mendapat penghargaan peringat ketiga untuk pelayanan terpadu satu pintu. Atau naik satu peringkat dibanding tahun lalu.

“Saya akan membangun 11 simpang lima lagi di Boyolali,” kata Bupati yang mendapat sambutan hangat dari peserta upacara.

Sementara selama upacara berlangsung, jalur menuju ke Kawasan Simpang Lima,atau berada ditengah kota ditutup. Arus lalin dari arah Semarang atau barat dialihkan ke jalur lingkar utara, sedangkan dari arah Solo atau timur, dialihkan ke jalur lingkar selatan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge