0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Retribusi Sampah Hanya Kaver 10 Persen Biaya Operasional

TPA Putri Cempo, Mojosongo. Jebres, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Tarif retribusi sampah rumah tangga di Kota Solo mengalami kenaikan dari yang awalnya Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per bulan menjadi Rp 3.000 hingga Rp 7.000 per bulan. Kenaikan ini, didasarkan pada target pendapatan daerah operasional dan sampah yang makin tinggi dari tahun ke tahun.

“Berdasarkan data yang kami miliki, di Kota Solo terdapat 77.134 KK. Jika ditotal secara keseluruhan, total pendapatan yang didapatkan mencapai Rp 4,6 Miliar,” terang Kepala DKP Solo, Hasta Gunawan, Minggu (5/6).

Total jumlah retribusi sampah rumah tangga tersebut, kata Hasta, masih kurang dari target yang dibebankan mencapai Rp 4,8 Miliar. Kekurangan jumlah ini lantaran ada sejumlah warga yang terkadang enggan melakukan pembayaran retribusi sampah rumah tangga. Meski begitu, total keseluruhan retribusi tersebut hanya hampu mengkaver sekitar 10 persen dari jumlah operasional menyeluruh kebersihan di Kota Solo. Sisanya, menggunakan APBD Kota.

“Dalam sebulan, Pemkot mengeluarkan biaya operasional untuk kebersihan mencapai Rp 60 Miliar. Jika ditotal secara keseluruhan dalam setahun mencapai Rp 720 Miliar lebih. Dan retribusi sampah yang kita tarik dari masyarakat hanya mampu mengkaver 10 persennya saja,” jelas Hasta.

Pihaknya berharap, masyarakat di tingkat RT/RW makin arif dalam menghadapi masalah sampah tersebut. Masyarakat dapat secara bijak mengelola sampah tanpa harus berakhir ditempat pembuangan. Meski sulit dihindari, namun pihaknya yakin dengan banyaknya ide kreatif yang muncul saat ini elemen masyarakat dapat meniru dan mengembangkan kreatifitas.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge