0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pertengkaran dalam Pernikahan Ganggu Kesehatan?

Dok: Timlo.net/ Men's Health.
Pertengkaran pasangan. (Dok: Timlo.net/ Men's Health.)

Timlo.net—Menurut penelitian baru dari Northwestern University, pertengkaran dalam pernikahan bisa menyebabkan rasa sakit fisik secara harfiah. Dalam penelitian yang diadakan selama dua puluh tahun itu, para peneliti meminta pasangan menikah untuk masuk ke dalam laboratorium. Mereka lalu diminta mengulang kembali pertengkaran mereka di depan kamera.

Para ahli lantas meneliti percakapan mereka, mengamati ekspresi wajah, bahasa tubuh dan nada suara mereka. Setelah itu, mereka meneliti kesehatan para peserta penelitian. Kesimpulannya adalah pria yang bertengkar dengan cara tertentu lebih cenderung terkena masalah kesehatan.

Sebanyak 80 persen pria yang marah selama pertengkaran mengembangkan gejala-gejala kardiovaskular seperti sakit dada, detak jantung tinggi, dan susah bernafas. Sementara itu hanya 53% dari pria yang tenang selama pertengkaran yang mengalami gejala-gejala ini.

Kenapa? Saat kita marah, tekanan darah kita naik dan detak jantung bertambah cepat, kata para peneliti. Seiring waktu, hal ini akan melemahkan dan merusak jantung, meningkatkan resiko terkena masalah kardiovaskular, kata pemimpin penelitian Claudia Haase, Ph.D.

Tapi kemarahan bukanlah satu-satunya yang bisa membuat kesehatan Anda bermasalah. Para pria yang mematikan emosinya selama pertengkaran misalnya dengan menghindari kontak mata, dan mengabaikan pasangan. Mereka mengalami gejala-gejala musculoskeletal seperti ketegangan toto dan sakit punggung. Hampir 50% pria yang bersikap seperti ini memiliki masalah otot. Sementara pria yang terbuka secara emosi, hanya 23% yang mengalami masalah ini.

Masalah otot ini muncul saat tubuh menjadi kaku saat kita mengabaikan pasangan. Otot leher dan bahu menjadi tegang, sehingga resiko sakit bertambah, kata Haase.

Salah satu cara sederhana untuk mengatasi masalah ini adalah jalan kaki saat Anda merasa pertengkaran memanas. Secara fisik meninggalkan pertengkaran akan mencegah Anda marah atau mengabaikan pasangan. Selain itu, jalan kaki bisa memberikan waktu untuk menenangkan diri. Saat Anda sudah tenang, Anda bisa kembali melanjutkan percakapan dengan tenang.

Sumber: Men’s Health

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge