0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nyolong Laptop Buat Modal Buka Tambal Ban, Kipli Digebuki

timlo.net/heru murdhani
Maling Laptop (timlo.net/heru murdhani)

Solo — Baru sepuluh hari keluar dari Rutan Karanganyar, RH alias Kipli terpaksa harus mendekam kembali di ruang tahanan Polsek Laweyan Solo. Sebab, pria yang tinggal di Semanggi, Pasar Kliwon, Solo ini kedapatan mencuri disebuah rumah kos di Panularan, Laweyan, Solo, Kamis (2/6).

“Saya belum kerja Mas, saya mau cari modal buat usaha tambal ban,” ungkap Kipli sambil menahan sakit, lantaran digebuki warg, Jumat (3/6).

Peristiwa pencurian ini berawal saat Kipli bersama seorang temannya berniat untuk mencari pekerjaan. Sesampai di kawasan Panularan, timbul niat jahat Kipli untuk melakukan aksi pencurian. Kemudian mereka berputar-putar untuk mencari sasaran empuk.

Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk berhenti di depan sebuah rumah kos. Cukup lama mereka melihat-lihat kondisi sekitar. Setelah dirasa aman, Kipli kemudian masuk ke dalam kos dan menggasak sebuah Laptop merk Samsung.

“Setelah itu yang punya Laptop melihat saya, kemudian saya diteriaki maling dan dipukuli Mas,” kata Kipli.

Melihat temannya dipukuli, rekan pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran, kabur dengan menggunakan sepeda motor.

Kapolsek Kompol Agus Puryadi menjelaskan, Kipli merupakan residivis kasus pencurian. Kipli saat ini juga masih dalam masa pembebasan bersyarat di Rutan Karanganyar, untuk kasus pencurian sepeda motor.

“Kepada tersangka kita kenakan pasal 363 tentang pencurian, dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara,” ungkap Kapolsek.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge