0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rencana Rasionalisasi PNS Dinilai Meresahkan

Anggota DPR RI Bambang Riyanto saat memberikan keterangan pers ke awak media (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Rencana pemerintah melakukan rasionalisasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sejumlah lembaga dan kementerian mendapat reaksi dari kalangan anggota DPR. Rencana ini dinilai dapat memicu keresahan di kalangan PNS yang sangat dimungkinkan mengganggu kinerja mereka.

“Saya belum bisa menerjemahkan wacana dari Menpan RB ini seperti apa, tapi yang pasti dengan adanya rasionalisasi ini meresahkan PNS. Karena ide ini tidak disertai dengan melihat kondisi pegawai di daerah yang justru kekurangan pegawai,” kata Anggota Komisi II DPR RI, Bambang Riyanto, Jumat (3/6).

Mekanisme pemberhentian para PNS sampai saat ini juga dinilai belum jelas, apakah akan dilaukan dengan pensiun dini, pemberhentian tidak hormat atau pemberhentian dengan hirmat. Sehingga rencana ini sangat sulit diterapkan karena dampak buruknya jauh lebih banyak.

Menpan RB harus bertanggungjawab jika memang harus dilakukan rasionalisasi PNS dengan melakukan sistem pembatasan sessuai kriteria yang jelas. Jika tidak dilakukan, Kemnpan RB diminta untuk menganulir pernyataan rasionalisasi satu juta PNS.

“Kalau memang ahrus dilakukan ya silahkan saja, tapi yang jadi pertanyaan kalau PNS dirasionalisasi sedangkan honorer masih banyak yang belum diselesaikan, dan yang pasti rencana ini belum pernah disampaikan ke Komisi II,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge